Tim Kesebelasan Tanjab Barat Kecewa Bus Pemkab Ditarik

Tanjab Barat, bacajambi.com – Keberhasilan Tim Kesebelasan Tanjab Barat melangkah ke semifinal dalam pergelaran Gubernur Cup Tahun 2019 tentunya merupakan kabar gembira bagi seluruh Masyarakat Tanjab Barat.

Terlebih, Tim Kesebelasan Tanjab Barat hanya bermaterikan pemain lokal, yang  mana mampu memberikan permainan menarik dan kemenangan dalam babak penyisihan grup, dalam pertandingan terakhir Tim Kesebelasan Tanjab Barat mampu menjungkalkan Kota Jambi dengan skor 2-1 di Stadion Bumi Masurai, Merangin.

Namun dibalik keberhasilan tersebut, ternyata ada kabar kurang enak yang dialami oleh para pemain Tanjab Barat, pasalnya bus milik Pemkab Tanjab Barat yang biasa mengangkut para pemain, ternyata tidak lagi dapat mengangkut pemain seperti biasanya, tentu ini sebuah masalah karena para pemain terpaksa harus berdesakan dalam Mobil Carry kecil yang disewa, dan itupun dilakukan dengan dua kali angkut.

“Ya terpaksa kita sewa mobil kecil inilah yang kita mampu, karena terbatasnya ketersediaan dana dan tidak adanya lagi bus Pemkab untuk mengangkut kita menuju lapangan pertandingan, selain itu jarak antara kita menginap dengan lapangan hampir 20 km, lumayan jauh,” ujar Muhammad Syafi’i, salah seorang official.

Hal ini dibenarkan oleh Husaini, Ketua Asosiasi PSSI Tanjab Barat, dikatakannya bahwa mestinya para pemain beserta seluruh tim tidak lagi memikirkan soal kendaraan, mereka tinggal duduk manis, hanya fokus main dan main, tapi apa mau dikata bus telah ditarik oleh Pihak Sapras Setda Tanjab Barat, ya memang demikianlah faktanya, ungkap Husaini dengan ekspresi kekecewaan.

Ketika dikonfirmasi kepada Dartono, Kabag Sarana dan Prasarasana (Sapras) yang membidangi, Senin (14/1), dirinya tidak menampik bahwa memang benar bus Pemkab Tanjab Barat telah ditarik dari Merangin yang membawa Tim Tanjab Barat.

Dartono beralasan bahwa bus Pemkab tersebut digunakan untuk membawa rombongan anak TK yang melakukan jalan-jalan wisata.

“Mereka sudah jauh-jauh hari memesan dan itu sudah terjadwal,” ujar Dartono.

Dijelaskannya juga, bahwa soal penggunaan bus Pemkab itu sudah ada aturannya dalam bentuk Perbup,”dikomersilkan boleh selagi bisa menambah PAD,” ungkapnya. (Ame)

BAGIKAN